Postingan

Menampilkan postingan dengan label Learning Of English

Cara Penggunaan Kata Too, So, Either, Neither

Dua kalimat sederhana dengan prdikat sama dapat digabungkan dengan kata "Dan" untuk membentuk kalimat gabungan. Cara menggabungkannya adalah dengan menghilangkan satu diantara pedikat yang sama serta menggantikannya kedalam ungkapan (frase) yang menggunakan Too (juga), So (begitu juga), Either (juga), Neither (tidak juga).  Too dan So digunakan dalam pernyataan-pernyataan positif (Positive Statements) sedangkan Either dan Neither  digunakan dalam pernyataan-pernyataan negatif (Negative Statements).  Perhatikan Pola Pernyataan Berikut: 1. Positive Statements He Helps Roni once a month. I help Roni once a month He Helps Roni once a month and I do, too. He Helps Roni once a month and so do I. He has helped Roni. I have helped Roni He has helped Roni and I have, too He has helped Roni and so have I. He was helping Roni. She was helping Roni He was helping Roni and she was, too He was helping Roni and so was she He had helped...

Words in Article: What colour is the dress? Here's why we disagree)

From article :  What colour is the dress? Here's why we disagree The key thing : Kuncinya adalah/Intinya adalah Difficult to interpret : Sulit untuk diinterpretasikan Likely to see it differently : Cenderung melihat dengan cara yang berbeda. All the time : Sepanjang waktu/setiap saat Taking a side in (take sides): Memihak dalam/berpihak Without cues telling you : Tanpa adanya isyarat/petunjuk yang memberitahu Anda Can be left fumbling : Dapat dibiarkan meraba-raba Just randomly : Hanya secara acak Once you see it that way, it's hard to change : Sekali Anda melihat dengan cara itu, sulit untuk mengubah It's actually consistent : ini sebenarnya konsisten you tend to just make a guess : Anda cenderung sekedar menebak Stick with that until you have got evidence to the contrary ; Bertahan dengan itu sampai anda punya bukti sebaliknya. There are not many cues in the picture to tell you : tidak ada isyarat pada gambar untuk memberitahu Anda. You c...

TENSES: The Simple Present Tense

Tenses (Bentuk waktu) menunjukkan kepada bentuk kata kerja yang digunakan, misalnya:  He eats (waktu sekarang sederhana) ---> Simple present tense He ate (waktu lampung sederhana) ---> Simple past tense He eaten (waktu selesai sekarang) ---> Present perfect tense Pada dasarnya terdapat empat bentuk waktu, yakni: (1) present tense (waktu sekarang); (2) Past tense (waku lampau); (3) future tense (waktu yang akan datang); (4) past future tense (waktu yang akan datang lampau) 1. The simple present tense (Waktu sekarang sederhana) A. I, You, We, They, The men (Plural Noun)+Do/Do not+V1+Object+ (adverb) B. He, She, Nisfie, Ibnu (Singular Noun)+Does/Does not V1 (s/es)+ Object+ (adverb) (Adverb) Every Morning Every afternoon Every evening Every day Every friday Every week Every month Every year Once a day Once a week Twice a week Twice a month Four times a year On Saturday Catatan: Bentuk waktu sekarang (Simple Present Tense) da...

The Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)

Simple Present Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung atau terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk sederhana, dengan ketentuan: I ( Singular Noun ) --> am/am not He, She, it, Nisfie, The man, The woman ( Singular Noun ) --> is/is not (isn't) You, We, They, The men, The Women ( Plural Noun ) -->   are/are not (aren't) Study the patterns of these sentences: She is a student    She is not a student Is she a student? (+?) --> Yes she is/No she is not Isn't she student? (-?) What is she? (Apa pekerjaan dia) --> She is a student They are students The aren't students Are they students? --> Yes they are/No they aren't Aren't they students? What are they? (Apa pekerjaan mereka) --> They are students Nisfie's bag is white Nisfie's bag isn't white Is Nisfie's bag white? Isn't Nisfie's bag white? Ibnu's bags...

TO BE

To Be adalah salah satu di antara kata kerja bantu, terdiri dari am, is dan are yang merupakan bentuk sederhana dari To Be dan memiliki bentuk lampau was dan were dan bentuk partisip lampaunya adalah been . To Be digunakan untuk membentuk kalimat-kalimat yang predikatnya tidak kata kerja penuh (kata kerja sebenarnya) dan tenses progresifnya. Dalam penggunaannya, To Be harus sesuai dengan subyeknya (singular atau plural). To Be is/was digunakan untuk singular dan are/were digunakan untuk plural. The Book (is/was) These Books (are/were) The Boy (is/was) The Boys (are/were) Her Teacher (is/was) Her Teachers (are/were) However, To Be of personal pronoun are as follows: a. I---> (am/was) b. He, she, Nisfie, it --> (is/was) c. You, We, They, Nisfie and Ibnu ---> (are/were) Pattern of To Be and the forms of it in the following tenses: I am Happy I was Happy They are at hospital (Mereka di rumah sakit) They were at hospita...

Adjective (Kata Sifat)

Gambar
Kata sifat adalah suatu kata yang digunakan untuk memberi sifat atau membatasi kata benda ( Adjective is a words used to qualify or modify the noun) Jenis kata sifat adalah ( The kinds of adjective are ) 1. Kata sifat petunjuk ( demonstrative adjective ) 2. Kata sifat kepunyaan ( possessive adjective ) 3. Kata sifat bilangan ( numeral adjective ) 4. Kata sifat kuantitatif ( quantitative adjective ) 5. Kata sifat pernyataan ( Interrogative adjective ) 6. Kata sifat nama diri (p roper adjective ) 7. Kata sifat distributif ( distributive adjective ) 8. Kata sifat deskriptif ( descriptive adjective ) 1. Kata sifat petunjuk ( Demonstrative Adjective ) Kata sifat petunjuk dapat dibagi menjadi 2 kelompok ( Demonstrative adjective ca be grouped in two groups ): a. Kata sifat petunjuk tertentu ( Definite demonstrative adjective ) Singular                                   ...

Possessive / Genitive Case (Kasus Kepunyaan)

Kasus kepunyaan dapat dinyatakan dengan du cara, yakni: 1. Menggunakan bentuk kepunyaan ( by using the possessive form ) 2. Menggunakan kombinasi "of" setelah kata benda ( by using the of-phrase after a noun ) Perhatikan ( notice ) 1. Kata benda yang berkenaan dengan dengan manusia/hewan membentuk kasus kepunyaan dengan menambah suatu tanda (') pada kata benda yang bersifat jamak dengan akhiran huruf "s" atau "es"dan dengan menambah ('s) pada semua kata benda yang lain (tunggal atau jamak). ( Noun referring to human beings or animals form the possessive by adding an apostrophe (') to the plural nouns that end in "s" or "es, and by adding ('s) to all other nouns (singular or plural). Contoh:             ( ' )                                                                    ...

Materi 1. Countable and Uncountable Nouns

Gambar
A. Countable Noun (Kata benda yang dapat dihitung) Kata benda yang dapat dihitung mempunyai bentuk tunggal dan jamak .  Perhatikan beberapa contoh berikut: Bentuk jamak dari kata benda dibentuk dari kata benda tunggal, yang pada umumnya dibentuk dengan menambah "s" atau "es" pada kata benda tunggal.  Contoh:  Day--> Day s Student--> Student s Teacher--> Teacher s Box--> Boxe s Cara menambah s/es kepada kata benda tunggal sebagai berikut: 1. Apabila bentuk tunggal berakhir dengan huruf s, x, z, ch, sh atau ss , bentuk jamaknya dibentuk dengan menambah es. Contoh: Box  (Kotak)  --> Box es   Bus  (Bis)  --> Bus es   Brush  (Sikat)  --> Brush es   Class  (Kelas)  --> Class es   2. Apabila bentuk tunggal berakhir dengan huruf "y" yang didahului oleh suatu huruf mati , bentuk jamaknya dibentuk dengan merubah "y" menjadi "i" dan menambah "es" . ...