Postingan

Menampilkan postingan dengan label Molekuler

Struktur Replication Fork

Garpu Replikasi ( replication fork) adalah struktur yang terbentuk pada saat DNA bereplikasi. Struktur tersebut terbentuk karena adanya aktivitas enzim helikase yang memutus ikatan hidrogen basa nitrogen DNA sehingga heliks DNA menjadi terbuka, yang pada akhirnya masing-masing cabang DNA tersebut terdiri dari sebuah heliks tunggal DNA. Heliks tunggal tersebut masing-masing selanjutnya menjadi “cetakan” untuk pembentukan dua heliks DNA baru berdasarkan urutan nukleotida komplementer-nya. DNA polimerase akan membentuk heliks DNA baru dengan memperpanjang oligonukleotida (RNA) yang dibentuk oleh enzim primase (primer). 

Replikasi Bahan Genetik (DNA dan RNA)

Gambar
Gambar 1. Struktur Kimia DNA Bahan genetik (DNA dan RNA) pada mahluk hidup secara alami mengalami perbanyakan. Perbanyakan tersebut dikenal sebagai proses replikasi , yang merupakan salah satu tahap penting yang terlibat dalam pertumbuhan sel atau perbanyakan partikel virus. Replikasi yang terjadi merupakan tahap yang mengawali pertumbuhan sel, meskipun pertumbuhan itu sendiri adalah hasil suatu resultan dari banyak proses yang saling berkaitan. Mekanisme replikasi bahan genetik dalam sel dilengkapi dengan sistem editing yang bersifat akurat, sehingga bahan genetik yang akan diturunkan ke sel anakan mempunyai komposisi yang identik dengan sel induk. Replikasi bahan genetik yang terjadi selanjutnya diikuti dengan pembentukan sel-sel anakan yang membawa salinan bahan genetik hasil replikasi. Oleh karena itu, sistem editing yang dimiliki tersebut dapat meminimalisir kesalahan proses replikasi bahan genetik yang dapat mengakibatkan perubahan sifat pada sel anakan. A. Hipotesis Meka...

Struktur DNA

Gambar
1. Pendahuluan Sifat genetis mahluk hidup dikendalikan oleh gen. Istilah gen pertama kali dikemukan oleh W. Johanssen (1909) yang diketahui sebagai faktor hereditas mahluk hidup. Faktor hereditas tersebut terletak di dalam lokus kromosom berupa substansi kimia berupa asam nukleat (DNA dan RNA). Secara fungsional, gen berperan penting dalam menjaga keutuhan bentuk dan fungsi kehidupan organisme.  2. DNA ( Deoxyribosa Nucleic Acid ) DNA termasuk ke dalam asam nukleat berupa molekul makro yang tersusun dari rantai nukleotida monomerik. Molekul ini dapat ditemukan di dalam sel dan virus yang membawa informasi genetik atau berpera dalam pembetukan struktur di dalam sel. Terdapat tiga struktur DNA yang diketahui saat ini, antara lain struktur primer, sekuder dan tersier. a. Struktur Primer DNA tersusun dari monomer-monomer nukleotida, yang setiap nukleotida terdiri dari satu basa nitrogen yaitu purin dan pirimidin, satu gula pentosa berupa 2'-deoksi-D-ribosa dalam bentuk fur...